Home » » Khasiat Manfaat Bawang Dayak Untuk Diabetes Kanker Payudara Vitalitas Pria Ibu Hamil Cara Mengkonsumsi Testimoni

Khasiat Manfaat Bawang Dayak Untuk Diabetes Kanker Payudara Vitalitas Pria Ibu Hamil Cara Mengkonsumsi Testimoni

Written By bromo tour on Kamis | 11.30


BAWANG DAYAK, Ketahui Khasiat Manfaat dan Cara Mengkonsumsi Serta Testimoni Pengobatannya

 


 

Khasiat Manfaat Bawang Dayak


Mari sejenak kita amati jenis-jenis herba di lndonesia. Tahukah Anda? Terdapat sekitar 30.000 spesies tumbuhan, tepatnya. 9.600 spesies tanaman yang berkhasiat sebagai tanaman obat di hutan tropis lndonesia. Sementara itu, jumlah tanaman obat yang dijadikan sebagai bahan baku obat di dalam negeri sekitar 200 spesies. Bahkan, kebutuhan bahan baku tanaman obat dunia paling banyak berasal dari Indonesia. Jumlah yang cukup fantastis itu rupanya menjadi denyut peningkatan detak jantung pembuatan jamu di Indonesia. Kebutuhan obat herba yang ada di negeri khatulistiwa ini dimanfaatkan untuk membuat kosmetika tradisional dan obat herba fitofarmakologi. Hal penting lainnya adalah Propinsi Kalimantan Barat memiliki daya kekuatan hayatiyang terlupakan, tetapi memiliki segudang manfaat, yaitu bawang dayak.

Bentuk boleh sama dengan sepupunya, bawang merah. Namun jangan salah, ternyata bawang dayak memiliki khasiat yang berbeda. Bawang yang ada di pedalaman Kalimantan Barat ini mempunyai segudang manfaat. Tekstur tanah Borneo yang bergambut ternyata mampu membuat bawang dayak berkhasiat sebagai obat antikanker. Meskipun demikian peluang ini belum banyak direspon oleh para peneliti dan perusahaan farmasi.

Bawang dayak. Sering disebut dengan nama bawang sabrang, bawang mekah, bawang hutan, bawang kambe, atau bawang berlian.

Bawang dayak merupakan, tanaman asli Pulau Kalimantan. Karena itu, penduduk seberang Kalimantan menyebutnya dengan nama “bawang berlian atau bawang sabrang” karena harus ‘nyabrang’ atau menyeberang ke Pulau Kalimantan jika ingin mengambilnya. Sementara itu, bawang dayak diperoleh masyarakat Suku Dayak di hutan sehingga mereka menyebutnya “bawang hutan atau bawang kambe”. Karena khasiatnya bagi kesehatan, orang Melayu sering menyebutnya dengan nama bawang mekah.

Menurut buku Tumbuhan Berguna lndonesia karya K.Heyne, bawang sabrang bermanfaat  baik sebagai obat peluruh air kemih, obat muntah, pencahar, obat penyakit kuning, dan penyakit kelamin. Sementara itu, menurut pengalaman Ibu Titiek Sri Rahayu yang dimuat dalam sebuah majalah pertanian tahun 2002, penyakit kanker payudara yang dideritanya dapat disembuhkan dengan bawang hutan atau bawang kambe.

Kandungan Bawang Dayak

Bawang dayak (Eleutherine americana Merr) dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku obat karena mengandung senyawa aktif berupa alkaloid, glikosida, flavonoid, fenolik, dan steroid yang selama ini dikenal sebagai bahan baku obat. Masyarakat lokal di Pulau Kalimantan telah memanfaatkan bawang dayak sebagai obat penyakit kanker dengan cara mengeringkan umbinya atau mengunyah umbi segar. Tanaman ini mudah dibudidayakan, teknik penanamannyapun tidak tergantung musim, dan dapat dipanen dalam waktu 2-3 bulan setelah proses tanam. Walaupun bentuknya sama dengan bawang merah, tetapi warna umbi bawang dayak lebih merah dibandingkan dengan bawang merah. Selain itu, umbi bawang dayak berasa pahit.

Sejarah Bawang Dayak Sebagai Obat Tradisional di Indonesia

Dalam sejarah perkembangannya, bangsa Indonesia telah banyak meramu obat dan melakukan pengobatan Secara tradisional serta menjadi bagian penting beberapa penemuan jenis obat. Namun di lain pihak, kepedulian masyarakat terhadap sejarah tersebut sering kali diabaikan sehingga banyak bukti  Peninggalan yang tidak terdokumentasi dengan baik bahkan hilang.

Ciri Ciri Tanaman Bawang Dayak & Peta Penyebaran Bawang Dayak

Tanaman ini merupakan jenis tumbuhan anggrek tanah yang memiliki kesamaan bentuk umbi dengan bawang merah. Bawang dayak termasuk dalam kategori herbal. Beberapa ciri tanaman bawang dayak sebagai berikut.
-    Tinggi pohon kurang dari satu meter dan tidak membentuk percabangan.
-    Bentuk daun tunggal, berhadapan, berwarna hijau muda, bentuk sangat panjang dan meruncing (acicular), tepi daun halus

Ciri Morfologi Bawang Dayak

Bawang dayak atau yang dikenal dengan bawang sabrang memiliki nama latin EleutherineamericanaMerr. Bawang dayak memiliki beberapa nama daerah antara lain bawang sabrang, bawang tiwei, bawang kapal, bawang siyem, teki tabrang dan luluwan sapi. Tanaman ini membutuhkan panas matahari secara langsung dan berkembang biak dengan umbi.

Klasifikasi Taksonomi Bawang Dayak

Kingdom                     :  Plantae (tumbuhan)

Subkingdom                :  Tracheobionta (berumbi)


Penggunaan Bawang Dayak untuk Mengobati Penyakit
Penggunaan bawang dayak sebagai obat di lingkungan masyarakat Suku Dayak memang sudah terkenal sejak zaman nenek moyang. Pada prinsipnya, Suku Dayak, merupakan “Anak Enggang Nyanak Jata” yang berarti anak burung enggang dan keturunan naga. Mereka sangat mencintai alam dan menghormati tempat tinggalnya, yaitu rimba belantara. Di sanalah mereka mendapatkan banyak mutu manikam mutiara borneo termasuk media untuk menyembuhkan penyakit. Karena itu, suku Dayak tidak mengenal dokter dan segala pengobatan dilakukan melalui terapi herba kembali ke alam.

Senyawa aktif bawang dayak bersifat selektif. Hanya membunuh sel kanker dan membiarkan sel normal tetap hidup. Cara kerja bawang dayak dalam mengobati penyakit kanker berbeda dengan cara kerja kunyit putih. Cara kerja kunyit putih terhadap penyakit kanker adalah mengeringkan luka pada kanker dan menarik kandungan air dari dalam sel kanker. Sebaliknya, cara kerja bawang dayak pada pasien yang terkena kanker bersifat selektif. Jadi, bawang dayak mampu memilih sel yang sehal dan sel yang telah menjadi sel kanker kemudian mengisolasi sel kanker serta membunuhnya.

Penyakit yang Dapat Diobati dengan Bawang Dayak

Cara kerja bawang dayak dalam membasmi berbagai penyakit memang perlu dikembangkan. Hal ini terkait dengan kandungan senyawa aktif dan senyawa utama di dalamnya untuk mengatasi penyakit. Senyawa aktif tersebut meliputi alkaloid, saponin, triterpenoid, steroid, glikosida, tanin, fenolik, dan flavonoid. Berikut beberapa penyakit yang bisa diobati dengan mengonsumsi bawang dayak.

Kanker
Kista
Diabetes Melitus
Jantung Koroner
Hipertensi
Hepatitis (Penyakit Hati atau penyakit Kuning)
Tuberkulosis (TBC)
Bronkitis
Sinusitis
Radang Rektum (Poros Usus)
Asam Urat
Rematik
Nefrolithiasis (Penyakit Batu Ginjal)
Infeksi Saluran Kemih (lSK)
Radang Prostat
Penyakit Gondok
Maag
Perut Kembung
Ambeien (Berak Berdarah)
Obesitas (Kegemukan)
Nyeri Haid
Bisul
Kesehatan Kulit (Kecantikan)
Gangguan Seksual / Vitalitas Pria
Share this article :
 
Support : Wisata Bromo | My Trip |
Responsive by Wisata Bromo Template Created by Jaka Nugy